Sabtu, 04 April 2026 08:26 WIB

Daerah

Konflik Iran-Israel Memanas, Kemenag Kaltim Imbau Calon Jemaah Umrah Tunda Keberangkatan

Redaktur: Redaksi
| 13.284 views

Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kemenag Kaltim, Mukhlis Hasan. (istimewa)

Samarinda, Afiliasi.net - Ketegangan geopolitik yang melibatkan Iran dan Israel di Timur Tengah berdampak langsung pada operasional ibadah umrah di tanah air. Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Kalimantan Timur secara resmi mengimbau para calon jemaah untuk menunda keberangkatan demi menghindari risiko keamanan penerbangan.

Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kemenag Kaltim, Mukhlis Hasan, menyatakan bahwa kebijakan ini merupakan langkah mitigasi nasional yang diberlakukan sejak akhir Februari lalu.

“Pak Menteri telah mengimbau agar penerbangan yang berpotensi terdampak melakukan penjadwalan ulang atau penundaan. Prioritasnya adalah faktor keamanan,” tegas Mukhlis di Samarinda, Senin, 2 Maret 2026.

Mohlis menjelaskan bahwa jalur udara menuju Arab Saudi melewati kawasan yang kini menjadi zona rawan. Oleh karena itu, jemaah diminta untuk terus menjalin komunikasi dengan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) dan maskapai seperti Saudia, Garuda Indonesia, atau Qatar Airways yang memiliki akses langsung terhadap informasi otoritas penerbangan internasional.

Terkait jemaah asal Kaltim yang saat ini sudah berada di tanah suci, Kemenag memastikan mereka tetap dapat melanjutkan rangkaian ibadah. Namun, untuk keberangkatan baru dari Bumi Etam, seluruh agen perjalanan diminta untuk menahan keberangkatan hingga situasi dinyatakan kondusif.

Situasi ini juga membayangi persiapan haji 2026. Dengan sisa waktu sekitar 54 hari menuju masa pemberangkatan pertama pada Minggu, 26 April 2026, Kemenag Kaltim terus memantau perkembangan situasi global bagi 3.189 jemaah kuota haji asal Kaltim.

“Dalam syariat Islam, aspek keamanan adalah syarat wajib. Jika kondisi tidak aman, kewajiban tersebut dapat gugur. Kami tentu berharap situasi segera kondusif,” pungkas Mukhlis. (*)


TOPIK BERITA TERKAIT: #kemenag-kaltim #haji-2026 #iran-israel #mukhlis-hasan 

Berita Terkait

IKLAN